Tak Hanya IQ, Working Memory dan Nutrisi Jadi Kunci Prestasi Anak
FHC, Banyak orang tua masih menjadikan skor Intelligence Quotient (IQ) sebagai satu-satunya tolok ukur kecerdasan anak. Padahal, kemampuan lain seperti Working Memory memiliki peran yang tak kalah penting dalam menentukan prestasi belajar.
Dokter sekaligus peneliti dari Indonesia Health Development Center, Ray Wagiu Basrowi, menjelaskan bahwa working memory merupakan fondasi utama dalam proses belajar anak. Kemampuan ini berperan dalam menyimpan dan mengolah informasi dalam jangka pendek, yang sangat dibutuhkan saat memahami pelajaran.
“Working memory menjadi salah satu modal utama agar anak memiliki kemampuan kognitif dan prestasi akademik yang baik,” ujar Ray dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (15/4).
Ray mengungkapkan, salah satu faktor yang dapat mengganggu kemampuan working memory adalah Anemia defisiensi zat besi. Anak yang mengalami kondisi ini disebut memiliki risiko dua kali lebih besar mengalami gangguan memori kerja.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
