FaktahukumNTT.com — Octagon UFC kembali membara. Pada ajang UFC Fight Night: Usman vs DeMora yang digelar di T-Mobile Arena, Sabtu 14 Juni 2025 , Las Vegas, Kamaru Usman membuktikan bahwa statusnya sebagai legenda hidup kelas welter belum padam. Petarung berjuluk The Nigerian Nightmare ini berhasil menumbangkan monster baru UFC, Joaquin “The Savage” DeMora, dalam duel penuh tensi dan presisi teknis.
Pertarungan Berdarah, Teknik Mematikan
Pertarungan berlangsung brutal sejak ronde pertama. Joaquin DeMora, petarung muda asal Brasil yang belum terkalahkan dalam 10 laga profesional, tampil agresif dengan kombinasi pukulan dan tendangan ke arah tubuh Usman. Namun, Usman, yang dikenal dengan pengalaman dan pertahanan besinya, tetap tenang sambil membaca celah.
Ronde kedua menjadi titik balik. Usman mulai mengendalikan tempo dengan pukulan jab cepat dan kontrol clinch yang mematikan. Kombinasi overhand kanan dan hook kiri yang akurat membuat DeMora terhuyung. Di menit 3:41 ronde ketiga, Usman mendaratkan uppercut keras yang langsung menjatuhkan lawannya. Wasit menghentikan pertarungan, kemenangan KO resmi dicatatkan untuk Usman.
Pernyataan Tegas dari Sang Mantan Juara
Dalam wawancara pasca-pertarungan, Usman menyampaikan pesan keras kepada para petarung muda yang ingin mengklaim tahtanya:
“Mereka pikir aku selesai. Tapi malam ini, aku hanya ingin mengingatkan—raja belum turun tahta. Kelas welter masih milikku.”
Pernyataan tersebut langsung membakar arena dan jagat media sosial. Tagar #UsmanIsBack trending di berbagai platform digital.
Perjalanan Karier dan Misi Pembuktian
Usman sempat kehilangan gelar juara welterweight saat dikalahkan Leon Edwards lewat KO dramatis. Kekalahan itu menimbulkan pertanyaan besar soal masa depannya di UFC. Namun 14 Juni 2025, ia menjawab semua keraguan.
Kini dengan rekor 21 kemenangan dan hanya 3 kekalahan, Usman kembali ke bursa penantang utama sabuk juara.
Lawatan Selanjutnya: Rebut Kembali Tahta?
Usman menutup sesi wawancaranya dengan tantangan terbuka:
“Leon, Colby, siapa pun itu—aku akan kejar sabuk itu sampai akhir.”
Dengan gaya bertarung matang dan motivasi menyala, Kamaru Usman sekali lagi menunjukkan: ia bukan sekadar legenda, tapi ancaman nyata bagi siapa pun di kelas welter UFC.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
