Di sisi lain, Zulhas memberikan apresiasi terhadap langkah Presiden Prabowo Subianto yang telah melakukan perubahan pada struktur kepemimpinan Badan Gizi Nasional. Menurutnya, pergantian manajemen menjadi momentum penting untuk memperkuat profesionalisme lembaga sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Pemerintah berharap jajaran pimpinan baru mampu membangun sistem kerja yang lebih transparan, akuntabel, dan responsif terhadap berbagai tantangan yang muncul di lapangan. Keberhasilan program MBG, kata dia, tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran yang tersedia, tetapi juga oleh kemampuan institusi dalam mengelola sumber daya secara efektif.
Program Makan Bergizi Gratis sendiri merupakan salah satu agenda prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah, menekan angka stunting, serta memperkuat kualitas kesehatan generasi muda Indonesia.
Dalam perspektif pembangunan jangka panjang, program ini dipandang sebagai investasi strategis yang akan menentukan daya saing bangsa di masa depan. Karena itu, setiap rupiah yang dialokasikan melalui program tersebut harus mampu memberikan dampak maksimal bagi masyarakat.
