Peristiwa berdarah ini bermula dari aksi saling lempar batu antara pemuda Morukren dan warga Alas Selatan, Kecamatan Kobalima Timur, hingga berujung pada penikamam terhadap salah seorang anggota perguruan PSHT, Marten Tino Falo Taemnanu (22) dan meninggal dunia, Minggu 3 Agustus 2025.
Ely dan Sandro, demikian sapaan akrap Dua anggota Polisi Polres Malaka yang tertangkap kamera bersama sejumlah Anggota Tentara Nasional (TNI) berhasil meredam situasi konflik tersebut.
Selain warganet, warga pelintas ruas jalan setempat mengapresiasi tindakan cepat dari Personil TNI-POLRI dalam mengamankan situasi konflik tersebut.
Aipda Elifas Tano setelah dikonfirmasi Faktahukumntt.Com Selasa 5 Agustus 2025 menyanpaikan singkat. “Semua Untuk Rai Malaka, Mohon Bantuan Doa Agar Malaka Tetap Kondusif”.***
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
