Melalui program ini, dokter umum asal NTT tidak lagi harus bersaing ketat memperebutkan kuota pendidikan spesialis di Pulau Jawa atau daerah lain yang jumlah peminatnya sangat tinggi.
Sebaliknya, mereka kini memiliki kesempatan lebih besar untuk melanjutkan pendidikan di daerah sendiri dengan biaya yang lebih terjangkau dan lingkungan akademik yang memahami kebutuhan kesehatan lokal.
Model ini diyakini akan meningkatkan peluang para lulusan untuk kembali mengabdi di daerah asal setelah menyelesaikan pendidikan.
Meskipun hadir untuk menjawab kebutuhan daerah, Undana tetap menerapkan standar akademik yang ketat.
Pada angkatan perdana, Program Spesialis Obstetrik dan Ginekologi hanya menerima empat peserta setiap semester. Sementara Program Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif menerima tiga peserta per semester atau enam peserta dalam setahun.
Proses seleksi dilakukan secara berlapis. Setelah lolos administrasi, calon residen wajib mengikuti Tes Potensi Akademik (TPA), tes tertulis bidang keilmuan, psikotes, hingga wawancara mendalam.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
