Bagi Undana, mesin ini bukan sekadar alat pengolah sampah, tetapi juga simbol integrasi antara pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang menjadi bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Dengan mulai dioperasikannya mesin tersebut, Undana berharap dapat menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan, sekaligus menjadi contoh bagi institusi pendidikan lainnya di Nusa Tenggara Timur dalam membangun kampus yang ramah lingkungan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
