“Kami berharap Pemkot Kupang dan DPRD dapat terus mendukung kami, agar musik dan seni NTT semakin dihargai dan dapat bersaing di tingkat nasional,” pungkas Aki Kala.
Selain itu, acara ini juga menjadi momen berharga bagi para pekerja seni dan masyarakat umum, dengan penyerahan santunan kematian, santunan hari tua, dan santunan pensiun dari BPJS Ketenagakerjaan Provinsi NTT. Ini membuktikan bahwa dunia seni dan musik mendapatkan perhatian serius, tidak hanya dalam aspek kreativitas, tetapi juga dalam kesejahteraan sosial.
Musik dari Hati, untuk Rakyat
Mengakhiri sambutannya, Wali Kota Kupang Christian Widodo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dalam membangun ekosistem seni dan musik yang kuat di Kota Kupang.
“Musik bukan hanya suara, tetapi jiwa dari sebuah kota. Mari kita bangun Kota Kupang dengan seni dan musik yang menghidupkan kebahagiaan di hati rakyat,” tutupnya dengan penuh optimisme.
Dengan komitmen kuat dari pemerintah dan semangat seniman lokal, Kupang kini siap menjadi kota yang lebih berwarna dengan musik dan seni sebagai identitas kebanggaannya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
