FaktahukumNTT.com, Iran – Dunia internasional terperanjat setelah Republik Islam Iran secara resmi mengonfirmasi peluncuran rudal balistik ke dua pangkalan militer utama Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah, masing-masing di Qatar dan Irak, pada Senin malam (23/6) waktu setempat.
Langkah ofensif ini diklaim sebagai “respon tegas dan sah” terhadap serangan udara Amerika Serikat terhadap fasilitas nuklir dan militer Iran dalam beberapa pekan terakhir.
“Operasi rudal Iran terhadap pangkalan Amerika yang terletak di Qatar dan Irak telah dimulai, dan diberi nama ‘Berkah Kemenangan’,” ujar kantor berita resmi Iran, IRNA.
Target Serangan: Pangkalan Strategis AS
Dua fasilitas militer utama AS menjadi target serangan:
1. Pangkalan Udara Al-Udeid di Doha, Qatar – pangkalan terbesar AS di Timur Tengah
2. Pangkalan Militer Ain al-Asad di Irak
Menurut laporan Garda Revolusi Iran, enam rudal berhasil diluncurkan menuju Al-Udeid, sementara dua lainnya menargetkan lokasi di Irak barat.
“Ini adalah peringatan bagi AS dan sekutunya bahwa pelanggaran atas kedaulatan Iran akan dibalas tanpa kompromi,” ujar Mayor Jenderal Hossein Salami, Komandan Garda Revolusi.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
