Meskipun bantuan telah disalurkan, kondisi di lokasi masih belum sepenuhnya aman. Warga diminta tetap waspada terhadap kemungkinan longsor susulan, mengingat pergerakan tanah masih terasa.
Bencana tanah longsor di Takari menjadi ujian berat bagi masyarakat dan pemerintah Kabupaten Kupang. Namun, dengan koordinasi cepat dan komitmen dari berbagai pihak, upaya pemulihan terus berjalan.
“Kita tidak boleh tinggal diam. Warga Takari butuh uluran tangan kita semua,” pungkas Yos Lede, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut membantu korban bencana.
