Informasi Terupdate Hari Ini

Tokoh Desa Spaha Mengecam Dugaan Sabotase Wilayah Oleh Pemerintah Desa Kolbano

0 1.111

Penulis : Frans Tallan

Faktahukumntt.com, SoE – Kab. TTS

Baru – baru ini santer terdengar konflik yang melibatkan 2 pemerintah desa yang berada di kecamatan kolbano.

Konflik tersebut dipicu oleh tindakan Kepala Desa Kolbano yang mengklaim sebagian wilayah desa Spaha adalah masih menjadi wilayahnya

Parahnya, pemerintah desa kolbano sudah mendirikan BUMDes Pariwisata yang statusnya sementara dikerjakan.

Para Tokoh Desa Spaha mengecam tindakan tersebut karena melanggar kesepakatan yang telah dilakukan bersama sejak 6 tahun silam.

Kepada media ini, para tokoh memberi keterangan terkait konflik yang bergolak tersebut. Sebelum pemekaran spaha itu adalah dusun pada tahun 2013 kemudian atas persetujuan semua pihak maka dilakukanlah pemekaran. Batas yang ditetapkan kira – kira 50 meter sebelum dermaga kolbano

Dugaan sabotase yang disangkakan kepada pemerintah desa kolbano karena dilakukannya pekerjaan pariwisata yang sementara dikerjakan di wilayah desa spaha

Zakarias Sabuna sebagai Tokoh Agama menerangkan bahwa dalam kesepakatan pemekaran yang dibuat pada tahun 2013 kepala desa kolbano Yustus Taopan ikut menandatanganinya

“Berangkat dari dasar pemikiran masyarakat dusun spaha itu dari jaman temukung Noni Taneo sampai dengan jamannya dusun Abraham Taneo sudah ada batasnya dan setahu kami yang dimekarkan yaitu wilayahnya bukan orangnya,” Ungkap Sabuna

Secara Adminstratif pada tanggal 29 Desember 2013 Batas wilayah dusun spaha yang dimekarkan menjadi desa spaha tertuang dalam berita acara dan diproses pemekarannya

Pada proses tersebut juga dilakukan secara adat yaitu penyematan Destar sebagai simbol adat serta Natoni dalam sebutan adatnya “Ue Abi” sebagai tanda kekuasaan kepada pejabat di Spaha untuk memperhatikan masyarakatnya

“Pada waktu itu Agung Hekboy yang adalah pegawai kecamatan kolbano ditunjuk sebagai penjabat Desa Spaha,” Ucap Mantan Kades Spaha Wellem Lopo

Dalam kasus ini kemungkinan ada kepentingan politik yang diselipkan

Sikap masyarakat desa spaha adalah akan bersurat secara resmi kepada pemerintah daerah untuk menindaklanjuti persoalan ini.

“Kami ingin sekali ada pencerahan dari pemerintah agar penyelesaian persoalan ini bisa terselesaikan,” Ujarnya

Dalam persoalan ini hampir ada titik temu hanya saja kepala desa Kolbano selalu menghindar sehingga belum juga ada hasilnya.

Ada kerinduan dari masyarakat desa spaha untuk ada penyelesaian terkait konflik ini.

Comments
Loading...