Bupati Kupang dan Ketua Sinode GMIT Buka Sidang Klasis: Iman, Anggaran, dan Taruhan Pembangunan Daerah
FHC, Sidang Klasis Fatuleu Timur ke-XIV Tahun 2026 yang dibuka di Gereja GMIT Betel Nunasi, Desa Tanini, Kecamatan Takari, Minggu (18/1/2026), bukan sekadar agenda rutin gerejawi. Kehadiran langsung Bupati Kupang Yosef Lede dan Ketua Sinode GMIT Pendeta Semuel Pandie memberi penegasan bahwa persidangan gereja kini berada pada persimpangan penting antara iman, keterbatasan anggaran, dan tuntutan pembangunan daerah.
Pembukaan sidang yang dirangkai dengan kebaktian Minggu serta peletakan batu pertama pembangunan gedung baru Gereja Betel Nunasi itu menandai simbol kolaborasi antara pemerintah daerah dan gereja. Namun di balik simbol tersebut, tersimpan tantangan nyata: bagaimana sinergi iman dan kebijakan publik benar-benar mampu menjawab kebutuhan jemaat dan masyarakat di tengah tekanan efisiensi fiskal.
Dalam sambutannya, Bupati Kupang Yosef Lede menegaskan bahwa kehadiran pemerintah dan gereja di tengah masyarakat harus membawa dampak konkret, bukan sekadar seremonial. Ia menempatkan Sidang Klasis sebagai ruang strategis untuk merumuskan program pelayanan gereja yang sejalan dengan arah pembangunan daerah.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
