Kupang, FHNC – Di ruang operasi sederhana RSUD Naibonat, deretan kursi penuh oleh wajah-wajah renta yang menunggu giliran. Sebagian ditemani anak dan cucu, sebagian lagi datang sendiri dengan tongkat kayu sebagai penopang langkah. Mata mereka tampak redup, sebagian hampir tertutup katarak. Namun di balik kabut penglihatan itu, ada cahaya baru: harapan untuk melihat dunia kembali dengan jelas.

Itulah suasana dalam Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis yang dibuka oleh Bupati Kupang Yosef Lede. Dengan suara bergetar, ia menegaskan makna kegiatan ini.

“Mata adalah jendela kehidupan. Program ini mengembalikan harapan mereka untuk sembuh, kembali menatap hidup dengan percaya diri,” ucap Yosef di hadapan ratusan pasien dan keluarga yang hadir, Jumat (22/8/2025).

Di sudut ruangan, seorang nenek berusia 74 tahun dari Amfoang tak henti menggenggam tangan cucunya. “Kalau bisa sembuh, saya ingin lihat wajah cucu saya dengan jelas sebelum Tuhan panggil saya,” ujarnya lirih.

Sementara itu, Kornelis Selan, lansia asal TTS, tersenyum tipis setelah namanya dipanggil untuk masuk ruang operasi.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.