Diduga karena Kepentingan Lahan Pejabat, Hutan Bowosie 400 hektar Dipakai BPOBLF Diubah

Dibaca 1.2K kali Reporter : SL verified

Kemudian pada tahun 2021 ini, tiba-tiba APL 38 ha tersebut berubah bentuk lokasinya, ada 26 ha yang semula dalam 38 ha APL tersebut masuk dalam 400 ha BPOP, sedangkan ada 26 ha lahan yang semula masuk dalam 400 ha Lahan BPOP telah menjadi APL 38 ha. Lagi-lagi Diduga 26 ha baru APL 38 ha tersebut milik Pejabat yang penguasaan fisik di lapangannya  disamarkan dengan milik sahabat, kenalan, dll. Lokasi 26 ha tersebut diduga terletak di depan Kantok PU Pemkab Mabar.

Baca Juga :  Pemerintah Siapkan Langkah Mitigasi dan Tindak Lanjut Penanganan Karhutla

Menurut pantauan wartawan Fakta hukum NTT Banyak pohon jati sudah ditanam dan kondisi sudah Besar, karena kepentingan ini komunitas Masyarakat Racang Buka jadi korban.

Sebelumnya
Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment