Ia juga menekankan bahwa ijazah Jokowi telah berulang kali diverifikasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) sejak pencalonan Jokowi sebagai wali kota hingga presiden.
Isu ijazah palsu yang kembali diangkat menjadi perhatian publik tak hanya mencemari reputasi Jokowi, tapi juga menimbulkan kekhawatiran terhadap polarisasi politik yang masih kuat. Langkah hukum yang dipertimbangkan oleh Presiden dinilai sebagai upaya melindungi integritas pribadi sekaligus memberi efek jera kepada penyebar hoaks.