Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sikka, Very Awal es, dalam keterangan pers resmi kepada media, Rabu, 9 Juli 2025.

“Kami perlu meluruskan bahwa ketidak sesuaian kelas rumah sakit bukan karena buruknya mutu layanan, namun lebih disebabkan oleh karena kekurangan tempat tidur pasien ICU yang menjadi salah satu indikator proses review oleh Kementrian Kesehatan tahun 2025. Pemerintah Kabupaten Sikka berkomitmen untuk melengkapi kekurangan ini dalam 2 minggu ke depan, sebelum batas waktu penangguhan sampai 8 Agustus 2025 (selama 1 bulan) oleh Kemenkes. Intinya dalam bulan Juli ini sudah bisa diselelesaikan,jelas Very Awales.

Lebih lanjut dijelaskan, bahwa dari aspek ketersediaan tenaga medis dan tenaga kesehatan (SDM), RSUD dr. TC Hillers Maumere justru sudah sangat memadai, bahkan lebih lengkap dibanding beberapa rumah sakit lain di wilayah daratan Flores dan Lembata.

Selain itu, sejumlah fasilitas penunjang layanan medis lainnya seperti: Unit Hemodialisa (Cuci Darah); instalasi Laboratorium, baik Laboratorium Klinik, Laboratorium Patologi Anatomi maupun Laboratorium Mikrobiologi, Instalsi Radiologi, IGD, dan Poliklinik Spesialis telah tersedia dan berfungsi dengan baik guna mendukung pelayanan kesehatan masyarakat Nian Tana.
Proses penilaian ulang (re-assessment) terhadap reviu kelas ini akan dilakukan oleh Kemenkes melalui Dinas Kesehatan bersama PERSI dan BPJS.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.