FK – Kota Kupang, sebagai ibu kota Nusa Tenggara Timur, terus berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi dan sosial. Namun, seiring pertumbuhan kota, kemacetan lalu lintas mulai menjadi tantangan yang semakin dirasakan warganya.
Menyikapi hal ini, Dinas Perhubungan Kota Kupang telah menyusun berbagai strategi untuk mengurai kemacetan sekaligus meningkatkan pelayanan transportasi publik.
Kemacetan di Kupang sering terjadi di titik-titik strategis seperti kawasan kantor pemerintahan, pusat perbelanjaan, dan area perumahan padat penduduk.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Kupang, Bernadinus Mere, mengungkapkan bahwa salah satu penyebab utama adalah kurangnya pengelolaan parkir dan belum optimalnya pengaturan lalu lintas.
“Banyak kendaraan yang parkir di bahu jalan, terutama di area pusat bisnis. Ini mengurangi kapasitas jalan dan menyebabkan perlambatan arus lalu lintas. Selain itu, banyak jalan yang sempit, sementara jumlah kendaraan terus bertambah,” jelas Bernadinus.
Untuk mengatasi kemacetan, Dinas Perhubungan menerapkan sejumlah langkah konkret:
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
