Dengan tema nasional “Tata Kelola Penyelenggara Negara: Konstitusionalisme Digital, Penataan Pemilu, dan Pengelolaan Investasi Negara,” konferensi ini memfokuskan diri pada kebutuhan hukum negara di era modern, di mana digitalisasi, peningkatan integritas pemilu, serta tata kelola investasi menjadi pilar utama menyongsong masa depan pemerintahan yang adaptif dan responsif.
—
Supremasi Hukum Sebagai Fondasi Pembangunan
Dalam sambutannya, Wagub Johni menyampaikan apresiasi mendalam terhadap APHTN-HAN yang terus konsisten membangun budaya akademik berbasis integritas, profesionalisme, dan penelitian yang berdampak pada kebijakan negara. Menurutnya, keberadaan asosiasi akademik ini berperan penting dalam memastikan hukum tidak hanya menjadi norma, tetapi menjadi arah perubahan bangsa.
> “Kontribusi APHTN-HAN tidak hanya memperkaya literatur hukum nasional, tetapi juga memperkuat kualitas penyelenggaraan negara, memperluas ruang kritik akademik, dan memastikan bahwa hukum tetap berada pada tempat tertinggi dalam kehidupan berbangsa,” ujar Johni Asadoma.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
