Tantangan ketiga yang ditegaskan dalam konferensi adalah soal pengelolaan investasi negara (Sovereign Wealth Fund/INA). Wagub Johni menyebut bahwa peluang investasi dari pemerintah pusat maupun investor swasta sangat penting untuk membangun infrastruktur dasar, pariwisata berkelanjutan, dan konektivitas antarpulau di NTT.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa investasi tanpa regulasi yang kuat justru bisa merugikan masyarakat.
> “Kerangka hukum yang kuat akan memastikan bahwa investasi membawa manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia menyoroti pentingnya tata kelola investasi yang berbasis keberlanjutan, transparansi, dan manfaat jangka panjang—terutama untuk sektor pariwisata, energi bersih, dan ekonomi lokal.
—
Labuan Bajo dan Diplomasi Wisata NTT
Di hadapan peserta konferensi, Wagub Johni memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkenalkan potensi wisata NTT secara lebih luas. Ia menegaskan bahwa pesona NTT bukan hanya Labuan Bajo.
Ia mempromosikan Taman Laut Alor sebagai surga bawah laut kelas dunia, serta Pulau Rote yang memiliki ombak terbaik ketiga di dunia untuk olahraga selancar. Promosi ini menjadi bentuk diplomasi wisata untuk mendorong peningkatan kunjungan dan pendapatan daerah.
