Konvoi Massa Diduga Rusak Rumah Warga di Oetene, Sejumlah Lansia Dievakuasi ke RS Kualin

FHC, Insiden dugaan perusakan rumah dan kendaraan warga terjadi di Dusun Hautias, Desa Oebelo, dan Dusun Oetene, Desa Bena, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 17.00 WITA. Peristiwa tersebut memicu kepanikan warga dan menyisakan kerusakan pada sejumlah bangunan serta kendaraan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekelompok massa yang melakukan konvoi diduga melempari rumah-rumah warga dengan batu sehingga mengakibatkan kerusakan pada pintu, jendela, dan kendaraan yang terparkir di sekitar permukiman.

Bendera Partai Hanura Dirusak! Ketua DPC Hanura Belu Bongkar Dugaan Aktor Dibalik Aksi Anarkis

Dalam insiden itu, sejumlah warga lanjut usia dilaporkan mengalami syok dan gangguan kesehatan akibat kepanikan yang terjadi saat aksi berlangsung.

Beberapa warga menyebut para lansia, termasuk janda dan duda yang tinggal di lokasi, mengalami sesak napas hingga harus dievakuasi ke Rumah Sakit Kualin untuk mendapatkan penanganan medis.

Menurut keterangan warga, suasana permukiman yang semula kondusif berubah mencekam ketika rombongan massa melintas dan diduga mulai melakukan pelemparan ke arah rumah-rumah penduduk.

Sil Nahak Ungkap 4 Skenario Mininggalnya Frans Asten, Penyidik Polres Belu Diminta Kerja Profesional

Suara pecahan kaca dan batu yang menghantam bangunan membuat warga berupaya menyelamatkan diri. Sebagian warga memilih berlindung di dalam rumah, sementara yang lain membantu mengevakuasi para lansia ke tempat yang lebih aman.

“Kami hanya berusaha menyelamatkan orang-orang tua yang ketakutan. Beberapa mengalami sesak napas dan harus segera dibawa ke rumah sakit,” ujar salah seorang warga yang berada di lokasi.

konvoi-massa-diduga-rusak-rumah-warga-di-oetene-sejumlah-lansia-dievakuasi-ke-rs-kualin
Rumah yang dirusak Konvoi Massa

Selain kerusakan pada rumah, beberapa kendaraan milik warga juga dilaporkan mengalami kerusakan akibat lemparan benda keras.

Polisi Tahan Mahadin Kosepa ASN TTU, Kuasa Hukum Yulianus Tegaskan Segera Mengadu Ke Bupati Falentinus Kebo

Hingga Minggu malam, warga masih melakukan pendataan terhadap kerusakan yang dialami sebagai bagian dari upaya pelaporan kepada pihak berwenang.

Peristiwa tersebut menuai keprihatinan dari masyarakat setempat. Sejumlah warga berharap aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku maupun penyebab terjadinya insiden tersebut.

Masyarakat juga meminta situasi keamanan di wilayah Amanuban Selatan segera dipulihkan agar warga dapat kembali menjalankan aktivitas tanpa rasa takut.

Selain itu, warga berharap para korban yang mengalami trauma, terutama kelompok lanjut usia, memperoleh pendampingan medis maupun psikologis.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Polres Timor Tengah Selatan maupun pihak kepolisian sektor setempat mengenai kronologi, jumlah pelaku yang diduga terlibat, maupun langkah hukum yang telah diambil.

Media ini masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak kepolisian, pemerintah desa, serta pihak Rumah Sakit Kualin terkait kondisi para korban dan perkembangan penanganan kasus tersebut. Prinsip praduga tak bersalah tetap dikedepankan hingga proses penyelidikan dan penyidikan selesai dilakukan oleh aparat berwenang.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.