Langkah Antisipatif BI Hadapi Lonjakan Transaksi Natal dan Akhir Tahun 2025
NTT, FHC – Menjelang perayaan Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Bank Indonesia (BI) mengambil langkah strategis untuk memastikan kelancaran sistem pembayaran nasional di tengah lonjakan aktivitas ekonomi dan keuangan masyarakat, dunia usaha, serta Pemerintah. Penyesuaian jadwal operasional ini dirancang untuk menjawab kebutuhan transaksi yang meningkat signifikan selama periode libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, sekaligus mempertimbangkan kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana di wilayah Sumatera.
Salah satu langkah utama yang diambil BI adalah perpanjangan jam operasional layanan sistem pembayaran penting, termasuk BI-RTGS (Real Time Gross Settlement), BI-SSSS (Scripless Securities Settlement System), BI-ETP (Electronic Trading Platform), dan SKNBI (Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia). Pada periode 19–30 Desember 2025, layanan ini akan dibuka lebih lama daripada jam normal. Kemudian pada 31 Desember 2025, jam operasional diperpanjang lebih jauh lagi untuk mengakomodasi transaksi pada puncak aktivitas tutup buku akhir tahun.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
