Informasi Terupdate Hari Ini

Soroti Surat Instruksi Bupati Tidak Sesuai EYD, Yulius Riba Menulis Surat Terbuka untuk Bupati Sikka

0 435

FaktahukumNTT.com, KABUPATEN SIKKA

Pemilik akun facebook Yulius Riba ketika dihubungi media ini, membenarkan ia yang menulis Surat Terbuka tersebut untuk Bupati Sikka.

Dikatakannya bahwa ia sering membaca surat resmi yang ditandatangani oleh Bupati Kabupaten Sikka dan terdapat kesalahan penulisan yang tidak sesuai dengan aspek tata bahasa sesuai Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) dan Tata Naskah Kedinasan.

“Beberapa kali saya membaca Surat Keputusan Bupati yang sempat beredar luas di media online. Dan yang terbaru adalah Surat Instruksi Bupati terkait pola kehidupan baru masyarakat dan ternyata dalam surat itu ditemukan banyak kesalahan mendasar dari aspek tata bahasa sesuai EYD dan Tata Naskah Kedinasan”, ungkap Yulius Riba.

Yulius menjelaskan, surat terbuka yang ditulisnya tidak bermaksud mendiskreditkan oknum tertentu. Melainkan hanya demi semata mengkritisi kesalahan penulisan agar dapat diperbaiki ke depannya.

“Ini sangat penting karena setiap surat yang ditandatangani oleh Bupati justru di sana terpancar kewibawaan pemerintah dan juga pencerminan reputasi bapak bupati sendiri”, tegas Yulius.

Berikut ini kutipan Surat Terbuka yang ditulis Yulius Riba untuk Bupati SIKKA di akun facebooknya:

Surat Terbuka untuk Bupati SIKKA

Yang saya hormati Bapak Bupati Sikka

Mohon maaf, jika saya lancang menulis surat terbuka ini. Tetapi ini saya lakukan karena saya tidak mempunyai pilihan yang lebih objektif saat ini.

Beberapa kali saya membaca Surat Keputusan Bupati yang sempat beredar luas di media online. Yang terbaru adalah Surat Instruksi Bupati terkait pola kehidupan baru masyarakat. Di dalam surat itu ditemukan banyak kesalahan mendasar dari aspek tata bahasa sesuai EYD dan Tata Naskah Kedinasan.

Jujur bahwa selama ini surat yang ditandatangani bapak sangat kacau dari sisi bahasa tulis.

Maka dengan ini saya memohon agar bapak berkenan menugaskan orang yang paham Bahasa Indonesia yang baik dan benar untuk membuat konsep surat agar surat-surat yang bapak tanda tangani dapat dicerna dan dipahami denga baik tanpa menimbulkan misinterpretasi dan juga benar dari segi penulisan menurut kaidah bahasa Indonesia.

Mengapa itu penting? Karena setiap surat yang bapak tanda tangani di sana ada kewibawaan pemerintah dan juga pencerminan reputasi bapak bupati.

Sebagai referensi saya sertakan beberapa petikan tulisan yang menurut saya salah.
1. … lurah “se Kabupaten Sikka”, yang benar “se-Kabupaten Sikka”.
2. … dan tempat usaha “lainya”, yang benar “lainnya” (huruf ‘n’ diketik 2 kali).
3. …wilayah perbatasan “antar Kabupaten”, yang benar “antarkabupaten”.
4. …dan “Petugas” pengamanan pelabuhan, yang benar “petugas” (huruf p pada kata petugas ditulis dengan huruf kecil).
5. ..”aktifitas” masyarakat “di buka” kembali, yang benar “dibuka” (karena sinonim baku untuk kera atau kegiatan adalah “aktivitas”, dan kata ‘di’ pada kata dibuka adalah awalan bukan kata penunjuk).
6. …dan “terbatas” sampai pukul 21.00, yang benar “dibatasi”.
7. ..(bulan “juli” 2020), yang benar “Juli” (merupakan nama bulan).
8. …seperti “Pasar”, “Toko”, Rumah makan”, yang benar seperti pasar, toko, rumah makan (karena setelah kata pasar, toko, rumah makan tidak disebut nama pasar, nama toko, dan nama rumah makan).
9. …dan bagi “Anggota Masyarakat” atau “Komunitas”, yang benar “anggota masyarakat” atau “komunitas”.
10. …”Saya” Bupati Sikka, yang benar “saya” Bupati Sikka.
11. “mengajak untuk kita semua selalu patuh”, frasa yang lebih baik “mengajak kita semua agar selalu patuh”.
12. …himbauan “Pemerintah” agar selalu.., yang benar himbauan “pemerintah” agar selalu…

Demikian surat terbuka ini saya sampaikan sebagai masukan dan tanda cinta saya buat Sikka. Salam hormat
Yulius Riba

Editor: Wihelmus.
Sumber: https://www.facebook.com/100000208284347/posts/3576702392346668/?flite=scwspnss&extid=ucSFajdumlULrXqg

Comments
Loading...