Informasi Terupdate Hari Ini

Wali Kota Kupang Mendatangi Aktivitas Perlombaan HUT RI ke-73 di Kelurahan Manulai II

0 92

Kupang (faktahukumntt.com), Wali Kota Kupang Jefry Riwu Kore mendatangi aktivitas perlombaan HUT Ke-73 RI di Perumahan Puri Manulai Indah, Kelurahan Manulai II, Kota Kupang, Jumat (17/8/2018). Kehadiran Wali Kota Kupang ini disabut gembira oleh Warga Kelurahan Manulai II, mereka tidak menyangka akan didatangi orang nomor satu di Kota Kupang ini.

Gabriel Manek Bau, Lurah Manulai II dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur akan kehadiran Bapak Wali Kota ikut memeriahkan HUT Republik  Indonesia ke 73 bersama warga kelurahan Manulai II.

“Saya tidak menyangka Pak Walikota bisa datang ke sini. Kita bersyukur karena Indonesia sudah merdeka dan berusia 73 tahun meskipun warga Manulai II belum merdeka sepenuhnya. Mengapa demikian karena akses jalan dan juga penerangan belum tersentuh. Untuk itu saya mewakili warga meminta Wali Kota untuk memperbaiki akses jalan dan memasang lampu penerangan,” ujar Gabriel disambut tepuk tangan meriah warga Puri Manulai Indah.

Ia meminta pemerintah kota untuk segera memperbaiki jalan di kompleks tersebut dan memasang lampu penerangan jalan serta memekarkan beberapa RT seperti RT14, RT15, RT 20 dan RT 21, mengingat Jarak ke RT induk cukup jauh sehingga pemekaran sangat dibutuhkan. Selain itu, ia juga mengeluhkan banyaknya penduduk di wilayah Manulai yang sudah menetap hingga lima tahun dan belum memiliki KTP dan Kartu Keluarga.

Walikota Kupang, Jefry Riwu Kore langsung menanggapi permintaan tersebut dan menjelaskan bahwa pemerintah kota belum bisa memperbaiki akses jalan raya karena kawasan itu bukan aset pemerintah kota, melainkan masih menjadi aset pengembang (developer).

“Minta developer untuk serahkan aset ke Pemkot supaya Pemkot langsung kerjakan jalan di sini,” ujar Jefry menganjurkan.

Terkait pemasangan lampu penerangan jalan, Jefry berjanji akan segera memasang lampu jalan di kawasan pemukiman tersebut. Pemerintah kota, katanya, juga akan mengalokasikan dana beasiswa bagi anak-anak yang ada di Manulai II.

“Saya berterima kasih untuk panitia penyelenggara. Ini kegiatan persaudaraan dan kebersamaan”, saya menganjurkan agar penyelenggaraan 17 Agustus tahun depan dapat bekerja sama dengan Pemerintah Kota Kupang agar kegiatan persaudaraan dan kebersamaan semakin luas, harap Jefry.

Pendeta Thomas Ateta selaku ketua panitia lomba menyebutkan, kegiatan ini murni inisiatif dari warga setempat. Setiap kepala keluarga, jelasnya, hanya menyumbang Rp 10 ribu. Dana lainnya diperoleh secara swadaya dan donatur.

Selain panjat pinang, ada juga lomba memindahkan bendera di dalam botol, makan kerupuk dan gigit senduk. Kegiatan ini dikoordinasi oleh Ketua RT 14 Ronitan Daddu Ngedi.

Pantauan wartawan faktahukumntt.com, ratusan warga sangat antusias mengikuti lomba tersebut. Sebelum lomba dimulai, diadakan pemotongan nasi tumpeng bercorak merah putih oleh Walikota Kupang didampingi Istri Wali Kota, Ibu Hilda Manafe.

Comments
Loading...