Dalam pelaksanaannya, Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang bersama Puskesmas Tarus menerjunkan 15 tenaga kesehatan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan gratis kepada para siswa.
Sementara itu, pendampingan peserta didik dan orang tua dilakukan oleh 86 tenaga kesejahteraan sosial yang terdiri atas pendamping sosial, pekerja sosial, dan SDM PKH.
Yulius mengungkapkan bahwa kuota peserta didik Sekolah Rakyat Kabupaten Kupang tahun ajaran 2026/2027 sebanyak 270 siswa yang terdiri atas 30 siswa jenjang SD, 120 siswa SMP, dan 120 siswa SMA.
“Hingga tadi malam jumlah peserta yang sudah hadir sebanyak 212 orang. Masih terdapat 31 peserta yang belum hadir dan kami terus melakukan penjangkauan agar seluruh kuota dapat terpenuhi sebelum kegiatan MPLS berakhir,” jelasnya.
Kegiatan MPLS dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai 14 hingga 17 Juli 2026.
Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan salah satu strategi pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem agar memperoleh kesempatan belajar yang lebih baik sekaligus memutus rantai kemiskinan antargenerasi.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
