Dalam dialog yang digelar dalam rangka memperingati Bulan Pancasila tersebut, Menteri Nusron mengajak mahasiswa untuk menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Menurutnya, prinsip keterbukaan terhadap kritik dan aspirasi masyarakat merupakan salah satu implementasi nyata nilai-nilai Pancasila dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Ia menilai setiap kebijakan publik harus terus diuji dan dievaluasi untuk memastikan kesesuaiannya dengan nilai-nilai dasar bangsa. Karena itu, ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat perlu terus dibuka agar berbagai masukan dapat menjadi bahan penyempurnaan kebijakan.
“Ini di bulan Pancasila, apakah kebijakan publik yang saya ambil dalam pemerintahan, sudah sesuai apa tidak. Sudah sesuai dengan Pancasila atau tidak, kalau belum ayo kita koreksi bersama-sama, item-item apa yang belum sesuai dengan Pancasila,” katanya.
Selain membahas pentingnya kritik dalam demokrasi, Menteri Nusron juga mengaitkan momentum kegiatan tersebut dengan Malam Tahun Baru Islam yang berlangsung pada hari yang sama. Ia mengajak para peserta untuk menjadikan pergantian tahun sebagai momentum refleksi dan evaluasi diri.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
