Pendidikan

Pelepasan 32 Mahasiswa KKN Universitas Nusa Cendana Kupang

FAKTAHUKUMNTT.com – Oelmasi, Pelepasan 32 Mahasiswa KKN Universitas Nusa Cendana Kupang oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Kupang Jemmy Ully ,S.Sos  di Aula Bupati Kupang  di Kota Oelamasi.

Hadir juga Kadis Pemberdayaan Desa , Dosen Pembimbing Lapangan (DPL)  Ir. Hutma Aspatria,M.Si,  Camat Takari , Camat Fatuleu Tengah dan 32 orang  mahasiswa KKN Undana Kupang,  (10/10/2019)

Pemerintah Kab. Kupang senang menerima mahasiswa KKN Universitas Nusa Cendana Kupang dan Dosen pendamping. Dengan kondisi Kabupaten Kupang yang terdiri dari 24 kecamatan  dan sudah termasuk 3 kecamatan yang akan menjadi tempat KKN para mahasiswa.

Jimmy Ully mengharapkan agar OPD yang membantu Bupati menjadi gambaran bagi para mahasiswa untuk mengkonfirmasi mengenai program dan kegiatan bisa berhubungan langsung dengan OPD terkait.[artikel number=5 tag=”Daerah, Dunia, Ekonomi-Bisnis, Nasional, Pariwisata, Pendidikan, Politik, Gubernur, Bupati, Kesehatan” ]

Dengan tema yang diberikan mahasiswa KKN Undana Kupang yaitu “NTT BANGKIT” yang merupakan salah satu visi dari pemprov NTT. Untuk mencapai salah 1 visi itu yaitu mencapai sektor unggulan pariwisata.

Dalam arahannya , Sekda Kab.Kupang mengatakan, dari tema besar yang di angkat oleh para mahasiswa KKN Undana Kupang , NTT bangkit adalah konsep besar dari Pemerintah Prop NTT. Tapi kami juga dari Pemkab Kupang sebagai implementasi dari RPMJ Propinsi NTT ,kami juga dikenal dengan Visi Pemkab Kupang yang sekarang di jabat oleh Bapak Korinus Masneno dan Bapak Jerry Manafe yaitu “Bagaimana kita mewujudkan masyarakat Kab. Kupang yang maju,  mandiri dan sejahtera .

Beliau mengungkapkan, untuk mencapai visi dari Kab. Kupang tersebut , ada 5 misi yang harus dilakukan. Dan untuk bisa tercapainya masyarakat yang maju, mandiri dan sejahtera ,maka salah 1 terobosan yang dilakukan Pemkab Kupang adalah dengan gerakan revolusi 5P.

Ungkapnya , “dari gambaran yang sudah saya sampaikan kepada adik-adik sekalian , salah 1 program yang harus dituntaskan oleh pemerintah baik itu secara skala nasional maupun skala propinsi dan kabupaten adalah menyangkut dengan penanganan masalah stunting”.[artikel number=5 tag=”Daerah, Dunia, Ekonomi-Bisnis, Nasional, Pariwisata, Pendidikan, Politik, Gubernur, Bupati, Kesehatan” ]

Dan salah 1 gebrakan yang dilakukan Pemkab Kupang, dimana desa bekerja sama dengan para LSM harus ada inovasi  dalam penanganan masalah stunting.

Dalam sambutannya Sekda Jimmy Ully kepada para mahasiswa kkn Undana mengatakan gambaran tentang desa dan sejumlah wilayah di desa dari sisi kualitas dan sdm sangat terbatas , sarana dan prasarana di desa dan kecamatan sangat trbatas . Pengelolaan administrasi pun masih jauh dr kesempurnaan.

Beliau berharap semoga mahasiswa kkn Undana bisa melakukan pendampingan, kegiatan sosialisasi dan program-program dari mahasiswa pada aparat desa yang ada untuk bisa menyelesaikan persoalan yang ada didesa.

Dari sisi hubungan masyarakat yang ada di desa beda dengan masyarakat yang ada di kota. Karena mereka hidup dalam keterbatasan tapi ada nilai plus yaitu nilai gotong royong yang sangat tinggi.[artikel number=5 tag=”Daerah, Dunia, Ekonomi-Bisnis, Nasional, Pariwisata, Pendidikan, Politik, Gubernur, Bupati, Kesehatan” ]

Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan untuk bisa membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat. Sehingga program dari para mahasiswa bisa di dukung oleh masyarakat di lokasi tersebut. Pemkab Kupang sangat mengharapkan ketika 1 setengah bulan ada perubahan yang sangat baik dengan kehadiran para mahasiswa di desa tersebut.

DPL Ir. Hutma Aspatria,M.Si , mengucapkan terimakasih kepada pihak Kab. Kpg karena telah mngijinkan Mahasiswa Tim KKN Undana untuk bisa mengadakan KKN di Kab Kupang.

KKN ini merupakan bentuk kerja sama antara Pemerintah Prop. NTT dan Undana  . Teruntuk mahasiswa yang  ingin menyelesaikan studinya,  pihak KKN Undana menyiapkan dan memfasilitasi mahasiswa untuk mengadakan KKN dalam hal ini tentang masalah khusus di NTT salah satunya masalah stunting . Karena itu pembicaraan kerja sama ini dilaksanakan.

KKN ini dilakukan di 2 Kabupaten , yaitu Kab. TTS dan  Kab. Kupang dan di Kab. Kupang berlokasi di 3 kecamatan dan 7 desa . Maksud dari menyerahkan mahasiswa KKN dari Kab. Kupang untuk bisa diterima dan bisa melaksanakan KKN di  lokasi-lokasi tersebut.

KKN dilakukan di hampir semua fakultas di Undana. Diharapkan apa yang dilakukan mahasiswa KKN bisa menjadi dasar yang bagus untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang ada di desa tersebut .[artikel number=5 tag=”Daerah, Dunia, Ekonomi-Bisnis, Nasional, Pariwisata, Pendidikan, Politik, Gubernur, Bupati, Kesehatan” ]

Salah satu mahasiswa KKN Fakultas Pertanian  Stiven Rafael mengungkapkan , KKN yang terdiri dari 32 orang mahasiswa yang akan dimulai tanggal 14 Oktober 2019 sampai 30 November 2019 ini sangat bermanfaat baginya karena dengan kuliah kerja nyata (kkn), para mahasiswa bisa menambah pengalaman, berbagi ilmu dengan masyarakat serta belajar dr setiap kondisi yang ada di masyakat desa tempat KKN.(*)

Tags
BACA LEBIH LANJUT

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close