Selain itu, Ketua Umum INTI Pusat, Teddy Sugianto, Ketua INTI NTT Theo Widodo, serta tokoh masyarakat NTT lainnya juga hadir memberikan dukungan. Kehadiran mereka menunjukkan kuatnya kolaborasi pemerintah, organisasi sosial, dan masyarakat dalam memperjuangkan hak-hak anak.

Dalam sambutannya, dr. Meta menekankan pentingnya menjaga kualitas hidup anak sejak dini. “Jika anak-anak tumbuh sehat, bergizi, dan berpendidikan baik, maka Indonesia tidak perlu khawatir menyongsong 2045. Mereka akan menjadi generasi emas yang membawa bangsa ini menuju kejayaan,” tegasnya.

Pesan ini sejalan dengan visi besar Indonesia Emas 2045, yakni menghadirkan generasi yang unggul secara intelektual, sehat secara fisik, dan tangguh secara moral.

Sekda Kota Kupang, Ignasius Replika Lega, menyampaikan apresiasi atas kepedulian PINTI dan INTI. Menurutnya, program ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan langkah nyata untuk menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas SDM di NTT.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan organisasi masyarakat seperti INTI dan PINTI sangat penting. Bersama-sama, kita bisa mencetak anak-anak sehat, cerdas, dan berdaya saing,” ujarnya.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.