Momentum ini harus dimanfaatkan untuk melakukan reformasi menyeluruh di tubuh Polri. Peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan pengawasan internal, dan peningkatan transparansi dalam penegakan hukum menjadi agenda mendesak yang harus segera direalisasikan.
Dengan reformasi yang komprehensif, diharapkan Polri dapat menjadi institusi yang profesional, akuntabel, danHumanis.
Peran aktif masyarakat dalam mengawasi kinerja kepolisian juga tidak boleh diabaikan. Masyarakat memiliki hak untuk melaporkan tindakan polisi yang melanggar hukum atau HAM.
Laporan masyarakat ini harus ditindaklanjuti secara serius oleh pihak berwenang. Dengan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan kinerja kepolisian dapat semakin meningkat dan pelanggaran hukum dapat dicegah.
Dalam perspektif sosiologi hukum, kasus ini menunjukkan bahwa hukum tidak selalu berjalan sesuai dengan idealnya. Faktor-faktor sosial, politik, dan ekonomi dapat memengaruhi penegakan hukum.
Budaya kekerasan, impunitas, dan kurangnya pengawasan dapat menjadi penyebab terjadinya pelanggaran hukum seperti yang terjadi di Polsek Sasitamean.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
