Ketika sampah-sampah berhasil dikumpulkan dan bibit pohon mulai ditanam, Tablolong tampak lebih bersih—dan mungkin, lebih bermakna. Senyum yang terukir di wajah para peserta, termasuk para pemimpin daerah, menjadi penanda bahwa langkah kecil hari ini adalah investasi besar bagi masa depan.
Tablolong pun kembali mengajarkan satu hal sederhana: bahwa keindahan alam akan selalu menemukan jalannya untuk bertahan, selama manusia memilih untuk menjaganya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
