“Sekarang informasinya jelas dan mudah dimengerti. Tidak bikin bingung. Yang sudah baik ini semoga bisa terus dipertahankan dan ditingkatkan,” kata Mardiantoro.

Peningkatan kualitas layanan pertanahan ini sejalan dengan agenda reformasi birokrasi dan transformasi digital pelayanan publik yang tengah digencarkan pemerintah. ATR/BPN menempatkan inovasi layanan sebagai instrumen penting untuk memperkuat kepastian hukum atas tanah, meningkatkan kepercayaan publik, serta mendorong tertib administrasi pertanahan secara nasional.

Dengan semakin terbukanya akses informasi dan semakin sederhananya prosedur, masyarakat didorong untuk tidak lagi ragu mengurus hak atas tanahnya secara mandiri. Perubahan ini juga diharapkan dapat menekan praktik percaloan serta meningkatkan efisiensi layanan di lapangan.

Ke depan, tantangan ATR/BPN tidak hanya menjaga kualitas layanan yang telah dirasakan masyarakat, tetapi juga memastikan inovasi tersebut menjangkau seluruh wilayah Indonesia secara merata. Dengan konsistensi inovasi dan penguatan sistem digital, layanan pertanahan diharapkan benar-benar menjadi layanan publik yang mudah, transparan, dan berpihak pada masyarakat.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.