“Apabila pemerintah sudah memberikan alat ini, kita harus menjaga dengan baik. Ini bukan hanya untuk kelompok sendiri, tapi kalau ada tetangga yang membutuhkan, tolong dibantu, dipinjamkan, dan yang terpenting dirawat. Kita harus berterima kasih dengan cara meningkatkan hasil produksi dan memelihara alat ini supaya hidup kita bisa lebih baik,” Tegas Wabup Vicente.

Vicente mengatakan, ini dilakukan sebagai bentuk mendukung program nasional swasembada pangan yang dicanangkan Presiden RI, Prabowo Subianto.

“Kalau mau ada embung, lahan harus dihibahkan ke pemerintah. Kemarin di Desa Lesiolat, masyarakat sudah menyerahkan dua hektar tanah untuk membangun embung, dan itu sudah diteruskan ke PUPR. Kita harus punya semangat merencanakan yang terbaik, agar bisa panen dua kali: yang pertama untuk makan, yang kedua untuk dijual. Ini agar petani dan nelayan bisa menjadi kaya seperti yang diharapkan Bapak Presiden,” Kata Wabup Vicente.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Belu, Robertus Yeremias Mali, SP dalam laporannya menjelaskan bahwa bantuan alsintan ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan diupayakan setiap tahun melalui pengajuan proposal dari kelompok tani.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.