Dari Alat Tenun ke Panggung Inovasi, Ketika Undana Mengubah Wastra NTT Menjadi Mesin Ekonomi Kreatif

FHC, Di banyak rumah adat di Nusa Tenggara Timur, suara alat tenun bukan sekadar bunyi kayu yang saling beradu. Ia adalah denyut kebudayaan yang diwariskan dari generasi ke generasi. Namun di tengah arus globalisasi dan perubahan gaya hidup masyarakat modern, warisan tersebut menghadapi tantangan yang tidak ringan.

Banyak anak muda mulai menjauh dari dunia tenun. Sebagian menganggapnya kuno, rumit, dan kurang menjanjikan secara ekonomi. Di sisi lain, para penenun tradisional semakin menua, sementara regenerasi berjalan lambat. Jika kondisi ini terus berlangsung, bukan tidak mungkin sejumlah motif dan teknik tenun khas daerah akan perlahan menghilang.

Kekhawatiran itulah yang coba dijawab Program Studi Teknik Pembuatan Tenun Ikat (PTI) Fakultas Sains dan Teknik Universitas Nusa Cendana (Undana) melalui gelaran perdana Pameran Produk Inovasi Warisan Nusantara (Wastra) NTT bertajuk “Jalinan Nusa”.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.