Menurut Agustinus, perkembangan teknologi digital yang berlangsung sangat cepat telah mengubah berbagai aspek kehidupan, termasuk sektor pendidikan dan dunia kerja. Kondisi tersebut menuntut perguruan tinggi untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga kemampuan adaptif terhadap perubahan teknologi.
“Disrupsi teknologi bukan lagi sesuatu yang akan datang, tetapi sudah terjadi. Karena itu, mahasiswa harus dibekali dengan kemampuan digital, pemahaman kecerdasan buatan, inovasi, dan kewirausahaan agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global,” kata Agustinus.

Ia menjelaskan, Stefano Rizki Adranacus memandang pengembangan SDM sebagai investasi jangka panjang yang akan menentukan daya saing daerah di masa depan. Oleh karena itu, berbagai program pendidikan dan penguatan kapasitas mahasiswa terus didorong melalui kemitraan dengan kementerian terkait.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
