Frenco menegaskan bahwa keberadaan mahasiswa dalam organisasi bukan sekadar formalitas keanggotaan, tetapi sebuah proses pembentukan diri yang berkelanjutan. Mengutip pemikir besar dunia, ia mengingatkan bahwa “diri tidak langsung jadi; diri dibentuk oleh pilihan dan tindakan.”
Pernyataan ini mencerminkan teori-teori perkembangan karakter dalam kajian pendidikan modern, yang melihat manusia sebagai being in becoming—makhluk yang terus tumbuh melalui pengalaman, keputusan, serta interaksi sosial.
“Adik-adik ini sedang berada pada tahap penting dalam hidup. Saat ini kalian belum lengkap, dan itu wajar. Namun proses yang kalian jalani—berorganisasi, berdiskusi, membaca, mengambil keputusan—itulah yang membentuk siapa kalian di masa depan,” ujarnya.
Menurutnya, banyak pemuda hari ini ingin cepat menjadi pemimpin, tetapi sering melupakan proses internal: disiplin, komitmen, integritas, dan kemampuan untuk tetap teguh di tengah tekanan. Karakter, kata Frenco, adalah nilai dasar yang menentukan arah hidup seseorang, sekaligus arah bangsa.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
