Loyalitas dan Integritas: Pilar yang Menopang Kepemimpinan di Era Digital
Tema besar MPAB, “Membentuk Kader yang Berkarakter, Loyalitas, dan Berintegritas dalam Menghadapi Dinamika Sosial di Era Digital,” menjadi landasan kuat sambutannya. Frenco menggarisbawahi bahwa era digital bukan hanya membawa peluang besar, tetapi juga menghadirkan tantangan yang kompleks: banjir informasi, polarisasi sosial, krisis identitas, hingga degradasi etika publik.
Dalam konteks tersebut, loyalitas bukanlah sikap membabi buta, melainkan komitmen rasional terhadap nilai, ideologi, dan misi organisasi. Integritas, pada sisi lain, menjadi penentu apakah seseorang layak dipercaya untuk memimpin dan mengambil keputusan publik.
“Dunia digital bergerak cepat, tetapi nilai-nilai dasar tidak pernah usang. Kejujuran, kerja keras, dan integritas adalah cahaya yang membedakan pemimpin dari pengikut,” tegasnya.
Sebagai Pembina organisasi, Frenco menekankan bahwa IMATU harus menjadi ruang pembinaan moral dan intelektual. Mahasiswa tidak boleh terjebak menjadi penonton arus besar zaman, tetapi harus mampu memposisikan diri sebagai aktor perubahan yang membawa cahaya bagi lingkungannya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
