“Adik-adik adalah keluarga. Kalian adalah generasi unggul yang siap membawa pembaruan. Dunia menunggu kontribusi kalian,” ungkapnya.
Ia menekankan perlunya sinergi antara senior dan junior, antar generasi kader, untuk saling melengkapi, saling menguatkan, dan saling membangun. Tidak ada kader besar yang lahir sendirian; semua dibentuk melalui tangan-tangan komunitas yang tulus dan solid.
Jadilah Cahaya Perubahan
Di bagian akhir sambutannya, Frenco mengajak seluruh peserta MPAB untuk tidak sekadar menjadi penonton zaman—yang hanya bereaksi, mengikuti arus, dan terombang-ambing tanpa arah. Sebaliknya, mereka harus menjadi aktor sejarah, pembawa terang, pembangun harapan, dan pemantik perubahan.
“Jadilah generasi yang membawa cahaya, bukan hanya penonton zaman. Karena perubahan besar selalu dimulai dari diri yang mau dibentuk,” tutupnya.
Pesan ini menggema sebagai panggilan moral bagi ratusan mahasiswa yang hadir, sekaligus menegaskan bahwa di tengah dinamika sosial era digital, peran pemuda tetap menjadi penentu arah bangsa.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
