Inflasi NTT Oktober 2025 Terkendali di 2,00 Persen: Harga Naik, Daya Beli Masih Aman!
Kupang, FHC – Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali mencatatkan inflasi tahunan (year-on-year/y-on-y) sebesar 2,00 persen pada Oktober 2025 dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) mencapai 107,44. Data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga pada enam dari sebelas kelompok pengeluaran utama rumah tangga, menandai adanya dinamika harga yang tetap terkendali namun menunjukkan tekanan dari sisi konsumsi domestik.
Secara spasial, Kabupaten Ngada menjadi daerah dengan inflasi tertinggi, yaitu 2,89 persen dengan IHK 108,00, sedangkan Maumere mencatat inflasi terendah sebesar 1,55 persen dengan IHK 108,62. Kondisi ini menunjukkan adanya variasi tekanan inflasi antarwilayah, dipengaruhi oleh struktur ekonomi lokal, distribusi barang, serta tingkat konsumsi masyarakat.
Inflasi y-on-y NTT Oktober 2025 utamanya disumbang oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang naik 3,16 persen, diikuti oleh kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya yang melonjak signifikan hingga 14,78 persen.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
