Terlebih, ketika PC dan Mino kembali ke kamar, mereka menemukan pintu terkunci namun kondisi ruangan tetap tenang, di mana korban ditemukan dalam posisi tidur yang sama persis tanpa tanda-tanda trauma fisik yang kentara.

Jika kita merujuk pada asas hukum progresif, ketiadaan bukti pendukung ilmiah dalam momen krusial ini menempatkan pembuktian pada posisi yang rapuh.

Dalam metode SCI, pembuktian pemerkosaan harus didukung oleh material evidence integrity seperti penemuan cairan biologis, robekan pakaian, atau cedera traumatis akibat perlawanan yang dicatat secara forensik.

Sayangnya, penyidik dilaporkan hanya bersandar pada satu lembar hasil visum et repertum yang dilakukan berhari-hari setelah kejadian (hari Rabu).

Secara sains forensik, satu hasil visum global tidak akan pernah bisa secara spesifik memilah dan membuktikan siapa melakukan apa, kapan, dan di mana, dari tiga kejadian berbeda yang dituduhkan.

Absennya pengujian DNA (Deoxyribonucleic Acid) dalam kasus ini menjadi catatan hitam tersendiri bagi penerapan Scientific Crime Investigation.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.