Selain berbicara soal pilar reformasi, Ossy juga mengingatkan pentingnya persatuan dan kekompakan di tubuh IPPAT. Ia menilai, organisasi profesi hanya bisa kuat jika bersatu secara internal.

“Bagi organisasi profesi, kekompakan dan persatuan ini mahal harganya. Kalau IPPAT solid, hubungan dengan ATR/BPN baik, maka segala persoalan pasti ada jalan keluarnya,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Ossy menyampaikan salam dari Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, kepada seluruh peserta seminar. Menurutnya, Menteri Nusron memberikan perhatian besar terhadap kemitraan ATR/BPN dengan IPPAT, terlebih di tengah proses digitalisasi layanan pertanahan.

Ossy juga memberikan apresiasi atas kontribusi IPPAT, khususnya di Jawa Timur, dalam mendukung tertib hukum pertanahan. Ia menegaskan bahwa peran PPAT bukan sekadar administratif, melainkan penjaga kepastian hukum di lapangan.

“Capaian pertanahan, baik di tingkat nasional maupun Jawa Timur, tidak lepas dari kerja keras PPAT. Dedikasi bapak dan ibu sekalian sangat kami hargai,” ujarnya.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.