Seminar yang digelar oleh Pengwil Jawa Timur IPPAT ini dihadiri lebih dari 1.000 peserta, terdiri dari 731 anggota IPPAT dan 269 jajaran Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Timur. Hadir pula Ketua Umum PP IPPAT, Hapendi Harahap, dan Ketua Pengwil Jawa Timur IPPAT, Sri Wahyu Jatmikowati.
Dalam forum tersebut, berbagai isu strategis terkait layanan pertanahan, digitalisasi, dan peran PPAT dalam reformasi birokrasi dibahas secara mendalam.
Wamen Ossy menutup sambutannya dengan optimisme. Menurutnya, dengan sinergi yang kuat, transformasi layanan pertanahan berbasis digital akan segera terwujud.
“Semua ini adalah babak baru. Dengan kolaborasi ATR/BPN dan IPPAT, kita bisa wujudkan layanan pertanahan yang transparan, akuntabel, dan memberikan kepastian hukum. Inilah warisan terbaik bagi bangsa ke depan,” pungkasnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
