Juru Bicara Kemenkes, Widyawati, menegaskan bahwa Indonesia harus tetap waspada. “Masyarakat diminta menjaga pola hidup sehat, mencuci tangan secara rutin, menggunakan masker di tempat umum, dan menghindari kerumunan jika tidak diperlukan. Langkah-langkah ini dapat membantu mencegah penyebaran virus menular, termasuk HMPV,” ujarnya.

Kemenkes juga menekankan pentingnya memperkuat sistem deteksi dini untuk mengidentifikasi potensi masuknya virus HMPV ke Indonesia. “Kami bekerja sama dengan pihak terkait, termasuk laboratorium kesehatan dan fasilitas kesehatan, untuk memantau perkembangan wabah ini,” tambah Widyawati.

Apakah Indonesia Terancam?

Meskipun belum ada laporan kasus HMPV di Indonesia, potensi ancaman tetap ada, mengingat tingginya mobilitas masyarakat antarnegara. Pakar epidemiologi dari Universitas Indonesia, Dr. Rina Kartikasari, mengatakan bahwa Indonesia perlu memperketat pengawasan di pintu masuk internasional, seperti bandara dan pelabuhan.

“Screening kesehatan terhadap pelaku perjalanan internasional, khususnya dari China, harus diperkuat. Selain itu, pemerintah perlu memberikan edukasi kepada masyarakat tentang gejala HMPV agar dapat mendeteksi kasus lebih awal,” ujar Dr. Rina.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.