Sementara itu, Menko PMK RI, Pratikno, yang turut hadir dalam acara ini, menekankan pentingnya pencegahan sejak dini. Ia mengajak masyarakat untuk memulai dari hal kecil, seperti menjaga kebersihan sungai, tidak membuang sampah sembarangan, hingga memanfaatkan rumah ibadah sebagai pusat edukasi kebencanaan.
Pesan Pratikno tersebut disambut baik oleh Wakil Bupati Kupang. Menurutnya, peran rumah ibadah di Kupang dan NTT pada umumnya sangat vital, bukan hanya sebagai tempat spiritual, tetapi juga pusat penggerak solidaritas sosial. “Gagasan ini sejalan dengan budaya masyarakat kami. Rumah ibadah dapat menjadi titik kumpul, pusat informasi, bahkan tempat perlindungan sementara ketika bencana datang,” ucapnya.
Selain Wakil Bupati Kupang, hadir pula tokoh-tokoh dari NTT lainnya, termasuk Bupati TTS Buce Lioe, Kalak BPBD TTS, dan Kalak BPBD Kota Kupang. Kehadiran delegasi NTT ini mempertegas bahwa provinsi kepulauan tersebut serius memperkuat jaringan kerja sama antar daerah untuk menghadapi ancaman bencana yang semakin kompleks.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
