Malam Puncak PRB 2025 menjadi ruang yang memperlihatkan bahwa persoalan bencana bukan hanya tanggung jawab pemerintah pusat atau daerah tertentu, melainkan masalah kolektif yang harus dihadapi bersama. Dari NTT hingga Jawa Timur, dari Kupang hingga Mojokerto, semua daerah memiliki peran yang saling melengkapi.
Acara puncak yang sarat makna ini menjadi refleksi sekaligus momentum penting bagi Kabupaten Kupang. Kehadiran Wakil Bupati Kupang mempertegas komitmen daerah tersebut untuk membangun tata kelola pemerintahan yang adaptif terhadap risiko bencana. Lebih jauh, ini juga menunjukkan bahwa Kupang siap berkontribusi dalam visi besar Indonesia: mewujudkan masyarakat tangguh bencana.
“Semangat dari Bumi Majapahit ini akan kami bawa pulang ke Kupang. Semoga menjadi inspirasi bagi masyarakat kami untuk lebih peduli, lebih siap, dan lebih tangguh dalam menghadapi bencana,” pungkas Wakil Bupati Kupang.
Dengan hadirnya berbagai pihak dari pusat hingga daerah, Malam Puncak PRB 2025 di Mojokerto bukan hanya perayaan seremonial, tetapi juga simbol nyata dari solidaritas nasional. Dari sinilah diharapkan lahir langkah-langkah konkrit untuk memperkuat bangsa menghadapi tantangan bencana di masa depan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
