Kebijakan tersebut diharapkan mampu menjaga perputaran ekonomi desa sekaligus memperkuat daya tahan masyarakat terhadap dampak efisiensi anggaran.

Untuk memperluas akses pasar, Pemprov NTT juga mengembangkan jaringan pemasaran melalui NTT Mart yang menjadi etalase berbagai produk unggulan daerah.

Ernes menambahkan bahwa kondisi ekonomi NTT saat ini cukup kondusif untuk mendorong ekspansi usaha karena inflasi daerah masih terkendali di kisaran 2,76 persen.

“Stabilitas harga yang terjaga menjadi modal penting untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah ke depan,” katanya.

Wakil Dekan I FEB Undana, Dr. Paulina Y. Amtiran, S.E., M.M., mengatakan kuliah umum ini sengaja dirancang untuk mempertemukan dunia akademik dengan realitas kebijakan publik yang dihadapi pemerintah daerah.

Menurutnya, mahasiswa perlu memahami bahwa tantangan pembangunan tidak selalu dapat diselesaikan melalui teori yang dipelajari di ruang kuliah. Dibutuhkan kemampuan berpikir kreatif dan inovatif untuk merumuskan solusi yang relevan dengan kondisi lapangan.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.