“Forum seperti ini penting agar mahasiswa memahami dinamika ekonomi daerah secara langsung dan mampu menghubungkan teori dengan praktik kebijakan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa efisiensi anggaran tidak boleh dipandang sebagai hambatan pembangunan. Sebaliknya, kondisi tersebut harus menjadi momentum untuk melahirkan berbagai model pembiayaan baru yang lebih inovatif dan berkelanjutan.
Melalui diskusi ini, FEB Undana berharap dapat membentuk generasi muda yang tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru berbasis potensi daerah.
Di tengah tantangan fiskal yang semakin kompleks, peran perguruan tinggi dinilai semakin penting sebagai pusat lahirnya gagasan, inovasi, dan solusi pembangunan. Dengan mengintegrasikan pengetahuan akademik, kebijakan publik, dan kebutuhan masyarakat, Undana berupaya mengambil peran aktif dalam memperkuat fondasi ekonomi NTT menuju kemandirian yang berkelanjutan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
