fbpx
Informasi Terupdate Hari Ini

Lusia Adu: Beda Generasi Beda Cara Komunikasi

BNNP NTT Launching Website REAN.ID

197

FaktahukumNTT.com. KOTA KUPANG

Perbedaan Generasi itu bisa menimbulkan kesenjangan dalam berkomunikasi, kata Ibu Lusiana Adu dalam acara Launching Wensite REAN.ID oleh BNNP NTT di Aula Hotel Neo Aston, Selasa (27/10/2020)

Lusia Adu menyebutkan ada Generasi Write Me/Baby boomers (1946 — 1964), Generasi Call-Me/Gen X (1965 — 1980, Generasi Email-Me/Generasi milenial (1981 –1997), Generasi Chat-Me/Gen Z (1988 — 2010 dan Gereasi Alpha/Gen A/Generasi Video Call (2010 — 2020). Dengan adanya klasifikasi ini maka tentunya dapat dibayangkan adanya perbedaan usia yang membentang.

Ia menjelaskan setiap generasi tentunya memiliki pengalaman dan peristiwa yang terjadi di era masing-masing. Sehingga Tata cara komunikasi pun terkadang menjadi kendala tersendiri saat berinteraksi antargenerasi. “Jika dalam penyampaian informasi/berita tanpa memperhatikan cara berkomunikasi antar generasi maka saya yakin minat terjadap informasi tersebut pasti mengalami penurunan”, ucap Lusia Adu

Terkait dengan Launching Website REAN.ID menurut Lusia ini momennya. Generasi saat ini lebih banyak menggunakan media sosial untuk berinteraksi.

Lusia Adu mengatakan terlepas dari sisi buruknya, medsos justru memiliki peran penting dalam penyebaran informasi. Oleh karena itu dalam penyampaian informaai/berita betul betul menyampaikan kebenaran sehingga tidak menyesatkan.

“Ini tugas kita semua terutama teman teman wartawan agar dalam pemberitaan perlu memperhatikan cara berkomunikasi yang tepat agar dapat menarik minat generasi saat ini untuk membaca informasi terkait”, ujar Lusia Adu.

Mewakili Kepala BNN Nusa Tenggara Timur Hendrik J. Rohi, S.H., M.H, Kabid P2M BNN- NTT saat membuka kegiatan Launching Website REAN.ID mengatakan” untuk mencegah penyebaran Narkotika Wartawan, Mahasiswa dan Pemuda sebagai mitra strategis BNN diminta untuk terlibat langsung mengkampayekan bahaya Narkotika kepada masyarakat NTT.

Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain; Hendrik J. Rohi, S.H., M.H., (Kabid P2M BNN- NTT), Markus Raga (Kepala Seksi Pencegahan BNNP NTT), Lia Novika Ulya,S.KM (Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat, BNN-NTT) dan Pdt.Lusiana Adu,MA.,CBP praktisi Anti Narkoba, Wartawan Online, Cetak, Televis dan Radio, Mahasiswa dan Komunitas Leko Kupang.

Comments
Loading...