Pilihan tersebut menunjukkan bahwa menghadapi ekonomi global yang semakin kompleks tidak lagi cukup dengan satu instrumen kebijakan. Stabilitas kini dibangun melalui koordinasi yang erat antara kebijakan moneter, sektor keuangan, dan transformasi digital.
Jika konsistensi kebijakan ini mampu dipertahankan, Indonesia memiliki peluang tidak hanya bertahan dari tekanan eksternal, tetapi juga memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan hingga 2027.
