WALHI NTT Desak Evaluasi Proyek Vila dan Galangan Kapal di Wairterang, Soroti Ancaman terhadap Kawasan Konservasi Teluk MaumereIMG 20260622 WA0021

FHC, Walhi NTT – Polemik pembangunan vila dan galangan kapal milik PT Atlas Samudera Perkasa di Desa Wairterang, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka, kembali memperlihatkan persoalan mendasar dalam tata kelola pembangunan, terutama di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil di Nusa Tenggara Timur.

Di tengah meningkatnya investasi di wilayah pesisir, prinsip perlindungan lingkungan hidup, keterbukaan informasi publik, serta partisipasi masyarakat justru tampak belum menjadi fondasi utama dalam proses pengambilan keputusan.

Perhatian publik terhadap proyek ini menguat menyusul diadakannya sosialisasi terkait pembangunan itu yang diinisiasi dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sikka pada pekan lalu.

Dari sini, muncul berbagai pertanyaan mengenai legalitas pembangunan, kesesuaian tata ruang, keselarasan daya dukung dan daya tampung lingkungan, serta proses konsultasi kepada masyarakat yang jomplang, dibarengi situasi yang semakin diperkeruh oleh minimnya penjelasan terbuka dari instansi pemerintah yang memiliki kewenangan terkait.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.